Kamis, 19 April 2018

Peraturan yang ada didalam permainan bola basket dengan peraturan FIBA

Peraturan yang ada didalam permainan bola basket dengan peraturan FIBA 

A. Dribble dan Travelling

Salah satu aturan yang cukup terasa rumit dalam basket adalah tentang batasan bagaimana seorang pemain boleh membawa bola. Di antaranya:
1. Seorang pemain tidak boleh berlari dengan membawa bola tanpa dipantulkan. Batasan langkah yang diperbolehkan di antara satu pantulan bola adalah maksimal dua langkah. Bila aturan ini dilanggar, maka wasit akan meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran Travelling, dan bola diberikan kepada tim lawan.
2. Pemain tidak diperbolehkan dengan sengaja menendang atau menahan bola dengan bagian manapun dari kaki, atau memukul bola dengan tangan tergenggam.
3. Pemain yang tengah berlari dengan mendribel bola (memantulkannya) lalu berhenti di satu titik, diperbolehkan untuk melakukan gerakan memutar, namun dengan satu kaki tetap berada di tanah. Gerakan ini disebut sebagai: Pivot.
4. Pemain yang membawa bola dan berhenti di satu titik, tidak diperbolehkan untuk melompat tanpa melepaskan bola dari tangannya (entah untuk mengumpan atau menembak).
5. Pemain yang membawa bola dan berhenti di satu titik, tidak diperbolehkan untuk menggeser kaki tanpa mengangkatnya dari tanah.

B. Waktu permainan

Beradasarkan aturan dari FIBA (International Basket Federation), lama permainan dalam sebuah pertandingan bola basket adalah 4 x 10 menit (4 kuarter, per kuarter dilaksanakan dengan durasi 10 menit). Berbeda lagi dengan NBA, liga bola basket Amerika Serikat ini menggunakan durasi 4 x 12 menit.
Akan ada jeda permainan selama 2 menit di antara kuarter pertama dan kedua, serta kuarter ketiga dan keempat. Sementara itu, di antara kuarter kedua dan ketiga (half-time), dan ada jeda permainan paruh waktu selama 15 menit.
Apabila terjadi skor yang sama di akhir pertandingan, maka harus diadakan overtime selama 5 menit.
Kemudian untuk aturan pada free throw, jika terjadi foul sesaat sebelum sinyal jam pertandingan berbunyi untuk mengakhiri permainan pada suatu periode, maka free-throw akan dilakukan setelah waktu permainan berakhir.
Selain itu, pada paruh pertama masing-masing tim akan diberi kesempatan untuk meminta time out sebanyak 2 x 1 menit, sedangkan pada paruh kedua sebanyak 3 x 1 menit, plus 1 x 1 menit selama overtime.
Time-out hanya boleh diminta oleh pelatih atau asisten pelatih. Kesempatan time-out dapat dimulai ketika bola menjadi mati. kesempatan time-out yang tidak digunakan pada suatu periode tidak dapat digunakan untuk babak atau periode tambahan berikutnya.
Time-out tidak diizinkan untuk tim yang mencetak angka ketika jam pertandingan menunjukkan 2.00 atau kurang pada periode keempat dan pada periode tambahan, mengikuti terciptanya bola masuk kecuali wasit telah menghentikan pertandingan.

C. Jumlah Pemain Bola Basket

Permainan bola basket biasanya dilakukan dengan menggunakan format 5 lawan 5.
Dengan kata lain, jumlah pemain bola basket pada pertandingan resmi adalah 10 orang dalam setiap tim, terbagi menjadi 5 orang pemain inti dan 5 orang pemain cadangan. Namun dapat pula ditambahkan hingga sebanyak–banyaknya 7 pemain cadangan, jadi maksimal jumlah pemain bola basket dalam satu tim adalah 12 orang pemain.
Umunya, terdapat pula seorang pelatih, seorang asisten pelatih bila diperlukan, dan 5 team follower dengan tanggung jawab khusus seperti manager, dokter, physioterapist, pencatat statistik, dan lain-lainnya.
Untuk pergantian pemain, hanya pemain pengganti yang mempunyai hak untuk meminta pergantian pemain. kemudian wasit akan memberi isyarat pemain pengganti untuk masuk ke lapangan. Selain itu, di dalam satu pertandingan juga terdapat total tiga orang wasit: 1 referee dan 2 umpire.
Namun, kini permainan bola basket tidak lagi terbatas pada game 5 lawan 5. Berawal dari permainan jalanan, kini popularitas permainan basket dengan sistem 3 lawan 3 pun semakin mencuat.
[Baca juga versi lebih lengkapnya di: “Jumlah Pemain Basket: Sesuai Peraturan Resmi FIBA“]

D. Lapangan Bola Basket

Secara garis besar, lapangan permainan bola basket memiliki ukuran panjang 28 m dan lebar 15 m.


Di dalam lapangan bola basket terdapat beberapa area untuk mencetak angka. Apabila pemain melakukan tembakan masuk di area dalam kotak (A dan B), maka tim akan mendapatkan tambahan 2 angka. Sedangkan pemain bila memasukkan tembakan dari area luar garis 3 poin (C), maka tim akan mendapat tambahan 3 angka.

E. Jenis-jenis pelanggaran

Travelling: Pelanggaran karena membawa bola tanpa memantulkan bola lebih dari 3 langkah.
Double dribbling: Pelanggaran yang terjadi karena melakukan dribble bola kembali setelah berhenti melakukan dribbel bola.
Three seconds: Pelanggaran karena pemain berada dalam paint area lawan lebih dari 3 detik.
Eight seconds: Pelanggaran ketika pemain membawa bola di area backcourt (pertahanan sendiri) lebih dari 8 detik.

Kamis, 12 April 2018

Teknik Dasar dan Tingkatan Lanjutan Dalam Permainan Bola Basket

Teknik Dasar dan Tingkatan Lanjutan Dalam Permainan Bola Basket

1. Teknik Dasar Menggiring Bola Basket (dribbling)
Tidak menggunkan kaki seperti sepakbola dan futsal, namun disini kita menggunakan tangan kita. Serta setiap maksimal tiga langkah bola haruslah dipantulkan, karena kalau tidak kita telah melakukan pelanggaran dan tentu wasit akan meniup peluit. Dan itu berarti keuntungan untuk pihak lawan kita. Agar mampu melakukan teknik dasar dribel yang bagus ini maka kita wajib paham akan prinsipnya yaitu :

-       Kontrol bola ada pada jari-jari tangan. Kebanyakan kesalahan untuk pemula mendribel nya menggunakan telapak tangan.
-          Usahakan tubuh rendah. Sedikit membungkukan badan.
-          Kepala tegak supaya pandangan lebih luas. Jangan selalu lihat bola.
-      Bola dalam perlingdungan. Usahakan dribel bola dekat dengan tubuh dan jauh dari lawan. Supaya lawan sulit untuk merebutnya.
-      Saat latihan gunakan kedua tangan. Jangan hanya kanan saja ataupun kiri saja. Agar kita dominan tangan.

Macam-macam dribble untuk tingkat lanjut :
-          Change of pace dribble
-          Low or control dribble
-          High or speed dribble
-          Crossover dribble
-          Behind the back dribble
-          Between the legs dribble
-          Spin dribble
2. Teknik dasar passing (mengumpan) dan catching (menerima passing)
Passing dapat diartikan mengumpas/mengoper dan catching berarti menerima bola/menangkap bola dari passing. Sehingg teknik dasar passing adalah suatu teknik dasar yang digunakan dalam permainan bola basket. Untuk tujuan melakukan serangan dan juga mempertahankan bola dari lawan.

Ada enam macam teknik dasar passing yaitu :
-    Overhead Pass yaitu operan/umpang bola melalu atas kepala. Ini dapat dilakukan bila lawan lebih pendek dari kita atau yang pasti agar bola tidak terjngkau oleh lawan. Karena bola yang dihasilkannya tinggi. Operan model ini bisa juga digunakan untuk melakukan serangan balik (counter attack) dengan menempatkan bola ke daerah pertahanan lawan dan teman kita sprint untuk menerima (catching) bola.

-        Chest Pass yaitu operan/umpan setinggi dada atau didepan dada. Operan yang dihasilkan model ini adalah lurus. Namun dikarekan hasil operannya lurus makan mudah diantisipasi oleh lawan, maka dalam melakukan operan ini hendaklah dengan kekuatan agar laju bola cepat dan juga uasahakan melakukan gerakan tipuan untuk mengecoh lawan. Wntah gerakan tubuh atau bahkan hanya pandangan mata. Karena banyak pemain bertahan melihat gerakan mata/pandangan kita.

-       Under Pass yaitu operan setinggi pinggang pemain dengan arh bola lurus ke teman satu tim. Ini juga lebih maksimal bila digunakan pada operan jarak pendek

.-     Baseball Pass dari katanya saja sudah dapat dilihat bahwa ini merupakan operan yang menyerupai leparan pada permainan baseball. Teknik dasar ini biasa digunakan untuk mengelabuhi lawan dengn berpura-pur melompat untuk melakukan shooting namun pada akhirnya dioper kepada teman yang lebih bagus posisinya untuk memasukan bola ke ring

-      Bounce Pass yaitu operan yang dilakukan dengan memantulkan bola kira-kira satu langkah didepan teman kita. Kekurangan operan model ini yaitu tidak dapat digunakan untuk mengoper teman yang jauh, dikarenakan kecepatan laju boleh yang akan semakin lambat. Sehingga bounce passlebih bagus digunakan untuk operan-operan pendek saja dan itu lebih efisien.

-          Hook Pass
Operan/umpan yang dilakukan menggunakan satu tangan yang membentuk menyerupai kait pancing. Biasa untuk mengumpan kearah belakang melewati atas bahu. Bola terlepas di depan wajah menuju atas bahu untuk memberikan operan kebelakang. Ini dilakukan bila kita dihadang oleh pemain lawan dan kita tak bisa melewatinya.

-          Untuk tingkat lanjut
Behind the back pass teknik ini begitu sulit apalagi untuk para pemula, namun bila sudah mahir akan lebih banyak mengantarkan tim anda memenangkan pertndingan dikarenakan umpan-umpan/operan anda lebih banyak tepat sasaran. Karena teknik ini tidak mudah untuk dihalau oleh lawan.

3. Teknik Dasar Pivot
Merupakan gerakan mumatar badan menggunakan salah satu kaki kita untuk menjadi tumpuan (poros putaran) dan tidak boleh berganti kaki tumpuan. Gerakan ini biasanya banyak terlihat ketika pemain mendapatkan bola(menerima bola) dan berfungsi untuk mengelabuhi lawan ataupun untuk melindungi lawan. Setelah melakukan gerakan pivot biasanya pemain akan melakukan dribel, melakukan passing serta melakukan shooting (bila masuk dlam jarak akurasi tembakan)

Jump Stop adalah gerakan berhenti secara sadar dan terkendali menggunakan kedua kaki. Digunakan untuk memantapkan kaki agar dapat melakukan pivot, menghindari traveling serta menjaga keseimbangan tubuh.

4.      Teknik Dasar Shooting
Menembak bola kearah ring/keranjang bertujuan mencetak angka/skor. Untuk menjadi pencetak skor yang handal diperlukan teknik-teknik dasar shooting yang bagus pula. Pemain harus menguasai teknik dasar tersebut. Pelatih haruslah melatih shooting setiap kali latihan ini berfungsi agar pemain terbiasa melakukan shooting, sehingga akan menjadi terbiasa melakukan shooting dan memperbesar peluang mencetak angka/skor dalam setiap pertandingan.
Jenis-jenis teknik dasar shooting :
-          Set Shoot (tembakan biasa, sikap tubuh biasa atau tanpa melompat)
Set shoot ini jarang sekali dilakukan dalam permainan bola basket dikarenakan ketatnya pertahananya. Sehingga set shoot tidak bisa dilakukan. Dan bila dilakukan kebanyakan hanya pada saat free throw(tembakan bebas). Bisa menggunakan kedua tangan ataupun satu tangan.

-          Lay Up Shoot
Teknik dasar lay up shoot ini yaitu pemain terlebih dahulu melakukan dribel, dan saat mendekati ring/keranjang jarak kira-kira dua langkah barulah pemain melakukan lay up. Dengan melakukan 2 langkah sambil memegang bola dan diakhiri lompatan untuk memasukan bola ke ring/keranjang. Bola bisa langsung masuk ring ataupun dipantulkan terlebih dahulu ke papan ring sebelum masuk ke ring/keranjang.

-          Jump Shoot (menembak dengan melompat)
Inilah teknik dasar shooting yang biasa dipakai dalam basket selain lay up, dikarenakan lebih efisien bila kita tidak bisa mendekati ring untuk melakukan lay up. Selain itu juga sulit untuk diantisipasi oleh pemain bertahan, karena teknik ini berkaitan dengan titik tertinggi lompatan pemain. Bila lompatn pemain penyerang lebih tinggi pastilah sulit untuk dihalau dan begitu sebaliknya. Oleh karena itu melakukan disaat yang tepat adalah kuncinya.

-          Untuk tingkat lanjut
Slam Dunk yaitu memasukan bola ke ring/keranjang dengan sekeras mungkin. Dengan melompat tinggi hingga mampu memasukkan bola dengan keras sekali.

5. Teknik Dasar Rebound

Yaitu merebut bola di sekitar ring/keranjang untuk mengamankan bola. Bertujuan agar mampum melakukan serangan balik ataupun penguasaan bola. Oleh karenanya dikenal dengan istilah defense rebound dan offensive rebounce.

Skema Permainan Bola Basket

Skema Permainan Bola Basket

1. Bagan (Skema) Pertandingan Dengan 4 Peserta

Dalam skema pertandingan 4 peserta, masing - masing tim akan bertanding sebanyak 2 kali untuk memperebutkan posisi ke 1, 2, 3 dan 4. Tim yang menang pada pertandingan sebaelumnya akan saling berhadapan untuk memprebutkan posisi ke 1 (juara) yang kalah tentu posisi ke 2, sedangkan peserta yang kalah pada pertandingan pertama akan saling berhadapan untuk memperebutkan posisi 3. Jadi dalam membuat bagan ini silahkan anda pasangkan lawan satu lawan satu dengan posisi berbeda bisa ke bawah atau kesamping.


2. Bagan (Skema) Pertandingan Dengan 5 Peserta

Dalam bagan (skema) pertandingan dengan jumlah 5 peserta, disini terdapat jumlah peserta yang ganjil. Maka dalam membuat bagan anda harus mengambil patokan dasar membuat bagan yang terdekat (Patokan bagan pertandingan di antaranya 4, 8, 16, 32 dst). Jadi berdasarkan patokan tadi untuk jumlah 5 peserta maka patokannya kita pilih yang empat peserta, yang artinya ada tim yang bertanding dulu dalam babak pendahuluan/penyisihan bukan di bye.

3. Bagan (Skema) Pertandingan Dengan Jumlah 6 Peserta

Untuk bagan pertandingan dengan 6 peserta, karena posisi patokannya berada ditengah - tengah antara 4 & 8 silahkan anda pilih patokan mana yang anda inginkan boleh yang 4 ataupun 8. Jadi jika anda memilih 8 sebagai patokannya, maka ada dua tim yang mendapat bye, tapi jika anda memilih yang 4 sebagai patokannya, maka ada 4 tim yang menjalani ronde pendahuluan seperti yang saya contohkan pada gambar di bawah ini.


4. Bagan (Skema) Pertandingan Dengan Jumlah 7 Peserta

Untuk bagan (skema) pertandingan dengan jumlah 7 peserta, kita pilih patokan yang terdekat yaitu 8. Jadi disini ada satu tim yang tidak mempunyai lawan, artinya akan ada satu tim yang mendapat bye.


5. Bagan (Skema) Pertandingan Dengan Jumlah 8 Peserta

Karena jumlah 8 peserta pas dengan patokan yang ada, anda hanya tinggal memasangkan tim yang ada. 4 tim bagan atas dan 4 tim bagan bawah. tim yang menang lolos kebabak selanjutnya untuk saling bertanding.

Latihan Fisik Dalam Permainan Bola Basket

Latihan Fisik Dalam Permainan Bola Basket

  1. Lateral Bound
Untuk melakukan lateral bound, ambil posisi berdiri secara seimbang di mana tumpuan berat badan ada pada kaki kanan sambil kaki kiri juga menapak di lantai. Lakukan squat sedikit dengan kaki kanan dan kemudian gunakan kaki meluncur melompat ke arah kiri.Regangkan pergelangan kaki, lutut sekaligus pinggul lalu gunakan kaki kiri untuk mendarat sambil menjaga keseimbangan. Tahan pada hitungan ketiga dan pindah ke kanan; setiap sisi bisa lakukan repetisi 10 kali.
  1. Goblet Squat
Dengan latihan fisik goblet squat, bagian bawah tubuh para pemain basket akan menjadi lebih kuat dan baik, cara melakukannya sendiri pun cukup membutuhkan kettlebell yang dipegang dengan kedua tangan di depan dada. Ambil posisi jongkok dan angkat pinggul ke belakang serta ke bawah sambil menjaga tumpuan berat badan ada pada tumit tanpa mengangkat jari-jari kaki.Tahanlah dengan baik antara kettlebell dan dada sambil juga siku menyentuh bagian lutut sebelum kemudian bangkit berdiri mengencangkan melalui pinggul; ulangi 10 kali setiap latihan.
  1. Pull Up
Pull up adalah cara untuk membangun kekuatan pergelangan tangan, punggung serta pundak pemain basket, terutama untuk keefektifan saat melakukan jumpshot. Jadi bergelantunganlah pada tiang horisontal dengan arah tangan ke bawah atau ke atas, kemudian tariklah bahu ke belakang dan ke bawah untuk mengangkat tubuh ke atas.Menarik dengan lengan adalah langkah akhir dari latihan ini. Latihan ini otomatis akan memperkuat bagian lengan juga sehingga akan makin mantap saat harus mengoper atau menggiring bola.
  1. Front Squat
Kaki para pemain basket harus kuat dan front squat adalah jenis latihan yang bisa dilakukan, yakni dengan mengangkat dada ke atas sambil punggung dijaga tetap rata. Sementara itu, biarkan siku dalam posisi tinggi sepanjang gerakan supaya bar tetap ada pada pundak dan ketika tubuh turun, pinggul dorongkan ke belakang seperti posisi hendak duduk. Berat badan tumpukanlah pada tumit dan turunlah sampai paha sejajar dengan permukaan lantai sehingga seluruh kelompok otot kaki bisa terlibat dan menerima efek baik dari latihan fisik ini.

  1. Chin Up
Chin up merupakan suatu latihan fisik yang juga cocok bagi para pemain basket, khususnya bila ingin memperkuat bagian otot bisep dan punggung bagian atas. Chin up memiliki dasar gerakan yang hampir mirip dengan pull up, yakni dengan memanfaatkan tiang horisontal dan bergelantungan di sana, mengangkat tubuh hingga dagu berada di atas garis horisontal.Lakukan hingga beberapa kali repetisi secara rutin hingga tubuh bagian atas sudah tak lagi sanggup untuk terangkat. Otot bagian tubuh atas otomatis akan mendapatkan manfaatnya.
  1. Barbell Curl and Press
 latihan fisik yang tepat juga diperlukan seperti barbell curl and press yang tujuan utamanya melatih otot bahu. Tentu saja dalam latihan ini, harus ada barbell yang digunakan.Barbell curl bisa dilakukan dengan posisi tubuh berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu lalu bawa barbel ke depan dada sambil menekuk lengan. Sementara untuk barbell press, adalah gerakan mengangkat barbell di mana kedua tangan lurus ke atas dan barbell ada di atas kepala. Posisi tubuh harus tegak dan benar untuk mendapatkan hasil terbaik.
  1. Romanian Deadlift
sejumlah latihan fisik diperlukan dalam olahraga bola basket, seperti romanian deadlift di mana bisa dilakukan dengan mengambil posisi awal berdiri dengan kaki selebar bahu. Tangan dalam posisi memegang dumbbell pada tiap sisinya dan tumpuan berat badan harus pada setengah bagian belakang kaki.Gerakkan pinggul ke belakang sambil menurunkan dumbbell sejauh yang bisa dilakukan sambil menjaga postur tubuh atau punggung lurus. Kembalilah pada posisi awal setelah menahannya beberapa detik, yakni posisi berdiri. Lebih dianjurkan untuk melakukan latihan gerakan ini 10 kali repetisi.
  1. Glute Bridge
Penting untuk melatih bagian otot gluteus, yakni salah satu dari tiga otot besar bokong karena latihan ini mampu menjadi latihan yang meningkatkan keseimbangan tubuh para pemain basket. Caranya sangatlah sederhana, yakni dengan berbaring telentang dengan kedua tangan berada di kedua sisi tubuh dan menekuk kaki.Bokong kemudian diangkat perlahan ke atas setinggi yang Anda bisa sambil kedua tangan tetap ada di sisi tubuh menahan tubuh. Setelah perlahan diangkat ke atas, secara perlahan juga bisa turunkan bokong kembali menempel pada permukaan lantai atau matras. Ulangi beberapa kali, paling tidak 10-20 kali repetisi setiap latihan.
  1. Lateral Lunge
Latihan fisik berikutnya adalah lateral lunge yang memang baik dalam melatih otot pinggul dan paha. Dalam melakukannya, ambil posisi berdiri dan langkahkan kaki ke kanan sambil jari kaki dijaga lurus ke depan dan kaki rata. Lalu ambil posisi berjongkok menggunakan kaki sisi kanan dan kaki kiri lurus sambil tumpuan berat badan diberikan pada kaki kanan sampai tumit.Berjongkoklah serendah mungkin sambil menjaga kaki kiri lurus dan selama 2 detik bisa Anda tahan sebelum kembali pada posisi ebrdiri semula. Ulangi cara ini 10 kali repetisi sebelum bergantian dengan kaki sisi lainnya.
  1. Power Lunge
Satu lagi latihan fisik penting untuk dilakukan, yakni power lunge yang berguna untuk kualitas saat bermain rebound. Ambil posisi berdiri lebih dulu, lalu langkahkan salah satu sisi kaki ke depan, tekuklah bersamaan dengan kaki yang ada di belakang.
Posisi tangan boleh berada di pinggang atau bisa juga berada di depan saat menekukkan kedua kaki. Lakukan beberapa kali repetisi agar manfaatnya bisa dirasakan lebih maksimal.

Kamis, 05 April 2018

Teknik Pola Penyerangan Pada Bola Basket

Teknik Pola Penyerangan Pada Bola Basket 

Beberapa taktik yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

a. Individual, yaitu aksi penyerangan seseorang menggunakan keterampilan individu seperti passing, dribble, dan shooting.

b. Group, yaitu penyerangan yang dilakukan oleh dua atau tiga orang, baik dengan blocking/screen inter passing, maupun wallpassing.

c. Tim, yaitu penyerangan dengan permainan cepat (fastbreak), permainan bebas (freestyle) dan bermain dengan pola penyerangan terencana.

Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith. “Basket ball” (sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat

Teknik Pola Pertahanan Bola Basket

Teknik Pola  Pertahanan Bola Basket 

1. Sikap Jaga
Sikap jaga untuk mempertahankan daerah pertahanan di ladengan kukan kedua lutut ditekuk, sementara badan sedikit condong ke depan dengan punggung hampir lurus.

2. Olah Kaki 
Saat melakukan olah kaki, jangan sekali-kali mengadakan langkah silang. Ambillah jarak lebih cepat selangkah dalam mengikuti penggiring. Rapatkan dan cegahlah lawan yang akan menembak bola.

Macam-Macam Bentuk Pertahanan

1. Pertahanan Daerah
Setiap pemain diberi tugas menjaga daerah tertentu. Susunan pertahanan daerah adalah 2-1-2; 2-3; 3-2; 1-2-2 dan 2-2-1. Tiap susunan pertahan memiliki kelemahan dan kekuatan masing-masing. Pertahanan daerah sangat menguntungkan apabila di isis oleh pemain-pemain yang tinggi besar namun gerakannya lamban. 

2. Pertahanan Satu Lawan Satu
Pertahanan satu lawan satu merupakan pertahanan dengan menugaskan setiap orang untuk menjaga seorang lawan. Pertahanan satu lawan satu di golongkan menjadi beberapa macam seperti berikut:

a. Pertahanan Satu Lawan Satu dengan Tetap
Pertahanan satu lawan satu dengan tetap, posisi penjaga harus tetap menjaga satu orang lawan. Berikan jalan kepada pemain yang di bayangi dengan merapat atau melonggarkan jarak penjagaannya dalam jarak setengah langkah untuk memelihara ketetapan jaga pemain pembayang.

b. Pertahanan Satu Lawan Satu dengan Pergantian
Jika terjadi pembayangan penjaga, maka dapat mengadakan pergantian jaga. Diperlukan latihan-latihan khusus, dan apabila bila menghendaki pergantian jaga, maka salah satu penjaga yang melakukan pembayangan menyentuh kawannya atau memberikan kode untuk mengadakan langkah-langkah pergantian.

c. Pertahanan Satu Lawan Satu dengan Penolong
Pertahanan ini dibentuk ketika dalam penjagaan satu lawan satu terjadi kebobolan dari salah seorang penjaga dengan tujuan untuk menutup lawan yang menerobos sampai penjaga yang kebobolan tadi siap untuk menjaganya kembali.

Ukuran Standar Lapangan Bola Basket Nasional dan Internasional

Ukuran Standar Lapangan Bola Basket Nasional dan Internasional 

Lapangan bola basket berbentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lebar 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan lebar 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 m.






Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.

Section Class 2 " Mengenai ..........................

Related Indexed :  www.publiklampung.com Lecturer Indexed :  www.ariesetyaputra.com Materi section class 1 berisi tentang .....................